Youngers, ada sejumlah teknik memotret yang unik dalam dunia fotografi. Salah satunya yakni fotografi makro. Memotret sebuah objek dengan teknik ini akan memunculkan hasil foto yang berbeda dan menarik sekaligus unik.

Fotografi makro adalah teknik mengambil foto dengan jarak sangat dekat untuk mendapatkan detail yang tinggi namun tidak memerlukan bantuan alat pembesar seperti mikroskop ataupun alat optik lainnya. Fotografi makro biasanya memiliki rasio 1:1 yakni besar gambar yang dihasilkan sama ukurannya dengan benda aslinya.

Fotografi makro telah dikenal banyak kalangan sebagai teknik pengambilan gambar yang cukup sering dipakai karena keunikan hasilnya. Hal tersebut karena gaya khas fotografi ini dapat melihat secara detail atau jelas objek foto tertentu. Biasanya, dalam teknik ini para fotografer banyak menggunakan objek hewan ataupun tumbuhan.

Memotret dengan teknik ini tidak semudah yang kita pikirkan Youngers,. Untuk memotret serangga kecil seperti semut, kupu-kupu dan kumbang misalnya, butuh perjuangan, kesabaran, ketelatenan dan ketelitian. Terlebih, para serangga itu bukan model yang bisa diatur layaknya manusia yang dapat memeragakan berbagai pose, kan.

Simon Ringsmuth, seorang dosen dari Oklahoma State University AS membagikan pengalamannya dalam memotret serangga yang menjadi hobinya. Menurutnya, kesabaran dan angle yang tidak konvensional menjadi kata kunci kesuksesan foto-foto serangga atau foto makro.

“Saya pernah naik ke atas pohon pinus, memotret kumbang kayu demi angle yang tidak umum. Sebenarnya saya bisa saja memotret dari low angle saat kumbang itu hinggap di cabang atau dahan. Tetapi memotret dengan ekpresi kaki depan sedang diregangkan, jauh lebih mengasyikan,” kata Simon