Seleksi yang ketat dan latihan keras serta disiplin tinggi adalah syarat umum untuk menjadi anggota pasukan pengibar bendera atau biasa disebut paskibra. Namun ada tantangan lain bagi para anggota paskibra yang bertugas dalam upacara bendera peringatan HUT kemerdekaan Indonesia di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Canberra, Australia, yaitu udara yang sangat dingin.

Memang tiap kali di bulan Agustus saat personel paskibra di Canberra harus berlatih dan kemudian bertugas, cuaca di Australia sedang bertepatan dengan musim dingin. Bahkan di Australia, suhu di Kota Canberra termasuk yang paling ekstrem alias paling dingin. Dalam 33 tahun terakhir ini, suhu pada 2017 adalah yang terdingin dan menyentuh minus 7 derajat Celcius.

Namun tantangan alam ini justru menjadi tambahaan tempaan bagi anggota paskibra KBRI Canberra yang berjumlah 20 orang dan terdiri dari pelajar mulai kelas IX hingga mahasiswa. Selama hampir dua bulan, para anggota Paskibraka ditempa latihan sepekan rata-rata tiga kali. Mereka lantas dikukuhkan secara resmi oleh Duta Besar RI untuk Australia, Y. Kristiarto S. Legowo pada 16 Agustus lalu yang juga dihadiri oleh semua orang tua anggota Paskibra, staf KBRI Canberra dan Dharma Wanita Persatuan KBRI Canberra.

Pelatihan dipimpin oleh Atase Pertahanan di KBRI Canberra, Brigjen TNI (Mar) Widad Prasojo Aji. Personel tim pelatih mereka adalah tujuh perwira TNI yang tengah menempuh berbagai pendidikan di Canberra, yang dipimpin Kolonel (Arh) Hari Mulyanto yang sehari-hari menjabat sebagai Atase Angkatan Darat KBRI Canberra.

Penampilan prima saat upacara pun membuat mereka jadi “buruan” peserta upacara dan warga Australia yang juga hadir untuk diajak berfoto bersama. Pelajar Australia juga terkagum-kagum dengan penampilan paskibra tersebut.

Salah satu anggotanya, Iqlima Alexa Aman, siswi Kelas X Melrose High School yang sebelumnya sudah pernah menjadi anggota paskibra di KBRI Bangkok mengaku sangat bangga dapat menjadi anggota paskibra KBRI Canberra. Apalagi dia menjadi pembawa bendera Merah Putih.

Hal senada diungkapkan Reyhan Sofian Savero. Remaja yang kini duduk di Kelas XII Canberra College yang bercita-cita menjadi diplomat ini bahkan dipercaya mengibarkan bendera. Peserta lainnya, Izhar Rohmat, siswa Kelas VIII Belconnen High School yang juga menjadi salah satu anggota paskibra termuda tak mampu menyembunyikan kebanggaannya. “Saya bangga karena tidak banyak pelajar yang dapat terpilih menjadi anggota Paskibra di luar negeri,” ujarnya.