Hai Sobat Gaul The Young. Siapa yang gemar nonton film India? Gak usah malu-malu hlo, soalnya film maupun lagu dari India cukup menguasai pasar internasional. Film India juga diputar di lebih dari 90 negara dan pemberi kontribusi yang lumayan signifikan adalah negara Amerika Utara hingga mencapai 25%. Tak hanya film layar lebar yang diputar di bioskop, film-film India untuk tayangan televisi juga tak kalah gahar.

Namun, apa, sih, yang membuat sebagian dari generasi Z  atau generasi yang lahir pada 1995 hingga 2014-an begitu menyukai film atau lagu-lagu India? Nanta Saputra, 14, dari SMPN 4 Boyolali adalah salah satu penggila film hingga lagu India. Dengan raut muka meyakinkan dan bahasa tubuh yang tangkas, ia berkata, “Salah satu film India yang aku suka itu Mahabarata. Di dalamnya ada berbagai unsur yang mendidik. Sebut aja unsur sejarah yang dikemas dengan seru.” Tak hanya itu, ia juga menyukai film Jodha Akbar sampai Taare Zaamen Par yang penuh pesan moral itu.

Bunga Wahyu Natasya

Bunga Wahyu Natasya

Selain film, Nanta juga menyukai lagu-lagu India seperti Tum Hi Ho hingga Koi Mil Gaya. Nanta tak setuju film Bollywood disebut sebagai film yang norak. Ia menganggap adegan, efek, sinematografi, dan segala hal dalam film India itu keren. Kontras dari yang dulu-dulu. “Film India dan serial-serialnya sekarang ini baru menampakkan dirinya yang baru. Itu yang bikin aku jatuh cinta, film India sudah berevolusi,” paparnya dengan senyum merekah.

Berbeda dengan Nanta, Dhiya Fathiyya, murid SMAN 2 Klaten, mengaku tidak menyukai hal-hal yang berbau India. “Aku enggak suka film atau lagu India. Menurutku, film India terlalu lebay, terlalu banyak adegan menari-nari,” ujarnya. Dhiya hanya mengetahui satu judul film India yakni Kuch Kuch Hota Hai. Dia juga mengomentari lagu India. “Lagu India bagi aku kayak dangdut. Aku bukan penikmat musik juga, jadi aku enggak terlalu suka,” demikian kesan Dhiya saat ditanya perihal film dan musik India.

Iin Ismiliyawati

Iin Ismiliyawati

Iin Ismiliyawati yang bersekolah SMAN 1 Karanganyar menilai serial India lebih baik dari segi sopan santun atau tata kramanya. “Selain itu, aku juga lebih senang lihat serial India karena dari sisi sejarah hampir sama dengan Indonesia. Hanya bedanya Indonesia disesuaikan dengan Islam. Seperti budaya Hindu dari India yang berakulturasi dengan budaya di Indonesia,” ucap cewek penggemar Mahabharata dan Jodha Akbar itu. Kemudian, apakah menonton serial India menyita waktu belajar? Iin, yang aktif sebagai anggota MPK di sekolahnya menonton serial India hanya untuk selingan setelah belajar agar tidak suntuk. “Meskipun India lebih menarik daripada Korea, pokoknya jangan lupakan budaya asli dari Indonesia,” pesan cewek yang memiliki akun Instagram @ismiliyawati_17 itu.

Lain lagi dengan Bunga Wahyu Natasya dari SMAN 2 Karanganyar. Cewek penggemar Mahabharata ini mengambil manfaat dari menonton film tersebut. Ada nilai moralnya yaitu tentang perang membela keadilan. Lalu, hal apa saja sih yang membuat Bunga lebih suka India daripada Korea? “Nilai moral yang ada ditayangkan dengan adegan yang realis, contohnya beribadah ke ke kuil, memakai kain sari, dan memuja dewa,” tutur cewek berakun Instagram @natashaabunga.